Amankan 2 KG, BNNK Gagalkan Pengedaran Narkotika Ganja Jaringan Sumatera

Saat BNNK Bogor melakukan press release penangkapan pengedar narkotika ganja jaringan Sumatera. Age | Pakar

CIBINONG – Badan Narkotika Nasional Kota/Kabupaten (BNNK) Bogor berhasil menggagalkan pengedaran narkotika jenis ganja jaringan Sumatera ke Jawa Barat, salah satunya di wilayah Kabupaten Bogor, pada Selasa (31/10/2023).

Ketua BNNK Bogor, AKBP Renny Puspitasari mengatakan bahwa ada tiga lokasi yang dijadikan tempat penangkapan jaringan gelap narkotika yang berada diwilayah Kabupaten Bogor tersebut.

“Kita BNNK Kabupaten Bogor berhasil mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika dengan metode penyidikan penyerahan di bawah pengawasan (Controlled Delivery). Melalui paket ekspedisi JNE yang berisikan ganja kering, pengiriman yang berasal dari jam ringan Sumatera dengan tujuan,” katanya kepada PAKAR, pada Selasa 31 Oktober 2023.

Ia mengungkapkan bahwa penangkapan peredaran narkotika jenis ganja tersebut berada di tiga tempat kejadian perkara (TKP), yang terdiri dari dua lokasi di Kecamatan Bojong Gede dan satu lokasi di wilayah Jonggol.

“Jadi ada dua paket yang tiba pada hari Sabtu 28 Oktober 2023 kemarin, lalu kita melakukan Control Delivery yang beralamat tujuan di Jalan Bukit Waringin Bojong Gede, Jalan Villa Asia Bojong Gede dan diwilayah Jonggol. Lalu kita mengamankan tiga orang tersangka dari tiga tkp,” ungkapnya.

Ia menyebut bahwa pihaknya mengamankan sebanyak 2.016,82 gram/2 kilogram paket ganja kering dari tiga tersangka YD alias YT, lalu SL dan FR dari tiga lokasi yang berbeda.

“Jumlah total barang bukti narkotika yang kita amankan antara lain, paket ganja kering seberat 2.017, 82 gram / 2 kilogram dari tiga tersangka berinisial YD alias YT, lalu SL dan FR dengan nilai jual kurang lebih Rp 16 juta,” terangnya.

Ketiga tersangka tersebut dikenakan pasal 114 (1) JO Pasal 111 Ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau denda pidana penjara minimal 5 tahun maksimal 20 tahun dan denda minimal Rp. 1 miliar maksimal Rp. 10 miliar. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.