Akui Salahgunakan Uang DD, ini Pernyataan Mantan Bendahara Desa Wargajaya

SUKAMAKMUR – Pemerintah Kecamatan Sukamakmur desak mantan Bendahara Desa Wargajaya balikan uang puluhan juta yang disalah gunakan selama 2 tahun. Surat pernyataan tersebut telah dibuat oleh mantan Bendahara Desa Wargajaya, Kecamatan Kabupaten Bogor, Ali Jafar yang telah menyalah gunakan uang Dana Desa (DD) sebesar Rp 54.000.000,00 (lima puluh empat juta). Namun ternyata Bendahara Desa tersebut merupakan menantu dari mantan Kepala Desa Wargajaya, Haji Sumri.

Camat Sukamakmur, Agus Manjar mengatakan seharusnya Kepala Desa tegas untuk mengawasi kegiatan anak buahnya terlebih lagi soal anggaran dana desa. “Jika benar masalah anggaran itu belum selesai, cepat untuk diselesaikan jangan ditunda tunda terus, terlebih lagi jika Ali Japar tidak ada kabar maka segera buat laporan kepihak kepolisian sebab ini sudah masuk tindak pidana,” jelasnya.

Namun disamping lain Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wargajaya, Ubun membantah bahwa Ali Jafar tidak mengembalikan uang senilai Rp 20.000.000,00 (dua puluh juta) tetapi hanya membalikan senilai Rp 19.000.000,00 (sembilan belas juta) dan sisa uang yang belum dikembalikan sebesar Rp 35.000.000,00 (tiga puluh lima juta rupiah).

“Saya waktu itu sudah dua kali buat laporan kepada Polsek Sukamakmur saat masa jabatan Isep Sukanah, namun laporan saya mentah pada saat itu,” jelas Ubun ketua BPD.

Dirinya berharap kepada Ali Japar untuk segera mengembalikan sisa uang senilai Rp 35.000.000.00 (tiga puluh lima juta) yang diperuntukan untuk pembangunan jalan di Gunung bentang.“Beliau menjanjikan melunasi uang tersebut sampai tanggal 30 April 2020, namun sampai sekarang beliau tidak punya itikad baik untuk mengembalikan uang tersebut. Saat saya datangi kerumah beliau pun, beliau selalu tidak ada dirumah,” tandasnya.

Sementara itu, Mantan Kepala Desa Wargajaya, Haji Sumri selaku menantu Bendahara, Ali Japar enggan berstatment saat dikonfirmasi oleh pakuanraya.com, Selasa (8/3/2021). AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.