Aktris Zaskia Sungkar Diperiksa Kejari Dalam Kasus Penggelapan Uang

Zaskia Sungkar usai keluar dari ruang pemeriksaan Kejari Cibinong, Kabupaten Bogor. (Khaerul Umam | Pakar)

CIBINONG – Aktris Zaskia Sungkar, menjalani pemeriksaan di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (16/12). Zaskia diperiksa sebagai saksi dalam kasus
penggelapan uang oleh adik kedua dari suaminya Irwansyah, yakni Hafiz Fatur (HF).

Didampingi langsung oleh Irwansyah, Zaskia diperiksa oleh Kejari selama hampir lima jam, sejak pukul 10.30 WIB hingga 15.30 WIB. Dia dicecar sebanyak 25 pertanyaan.

Dalam kesaksiannya, Zaskia bersama kuasa hukumnya mengungkapkan bahwa dirinya juga merupakan korban dari adik iparnya tersebut. Dia ditipu dari mobil hingga rumahnya ludes tak tersisa.

“Lumayan banyak yah, rumah, mobil habis. Kesaksian aku disini, semoga bisa membantu proses hukum supaya Hafiz cepat ditahan,” kata Zaskia kepada wartawan, usai pemeriksaan di depan Kantor Kejaksaan Negeri Cibinong, Kabupaten Bogor.

Dirinya berharap dalam proses hukum yang sedang berlangsung, agar seluruh aset miliknya yang hilang oleh Hafiz bisa kembali. Karena, kata Zaskia, kerugian yang dia alami ditaksir sampai miliaran rupiah.

“Ya kalau masih rezeki aset-aset aku yang dijualin bisa balik. Karena kerugiannya sampai miliaran,” paparnya.

Namun sebelum masuk ke ranah hukum, Zaskia mengaku sudah sempat ingin menyelesaikan secara kekeluargaan. Akan tetapi hal tersebut tak kunjung usai sampai akhirnya adik iparnya, menghilang dan tidak jelas saat ini dimana keberadaannya.

“Sekarang orangnya malah hilang. Terus sekarang malah ada kasus lagi di Kejaksaan Cibinong. Makanya aku diminta keterangan. Mudah mudahan Hafiz bisa cepat bertanggungjawab,” ungkapnya.

Sementara, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Cibinong, Dodi Wiraatmaja menyebut ada sekitar 23 orang yang diperiksa pihaknya dalam kasus tersebut, termasuk Zaskia Sungkar.

“Untuk HF ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. HF merupakan Direktur dari PT HBI (Halal Berkah Indonesia) yang dimana Zaskia Sungkar merupakan komisaris di perusahaan tersebut,” kata Dodi.

Lebih lanjut Dodi menjelaskan, dalam kasus tersebut, Hafiz Fatur atau HF
menggunakan karyawannya untuk melakukan pinjaman BRI Briguna di KCP Tegar Beriman, Kabupaten Bogor sebesar Rp3,8 miliar.

“Dengan 22 nasabah anggotanya, pinjaman itu dipergunakan untuk keperluan pribadi HF. Dia juga menggunakan taman wisata matahari untuk koperasi nya. Total kerugian dari dua itu sekitar Rp4,3 miliar,” ungkap Dodi.

Dodi mengaku jika pihaknya sudah melakukan pemanggilan kepada Hafiz Fatur sebanyak tiga kali. Namun pada pemanggilan itu, yang bersangkutan tidak pernah hadir.

“Total saksi ada 23 orang temasuk karyawan yang sudah kita tetapkan tersangka dari BRI dua orang. Total tersangka 6 orang. Sementara untuk HF kami tetapkan status DPO. dan kami akan sita rumah serta tanah milik HF yang nilainya bisa menutupi kerugian negara,” jelas Dodi. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.