Ada Tradisi Warga, Pembangunan Huntap di Sukajaya Sempat Tertunda?

Sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor Irma Lestiana. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Satu tahun pasca-bencana alam, pembangunan hunian tetap (Huntap) di wilayah Barat Kabupaten Bogor tepatnya di Kecamatan Cigudeg, dan Kecamatan Sukajaya, belum juga rampung.

Sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor Irma Lestiana mengatakan, ada 563 unit huntap yang saat ini masih berlangsung.

Masing-masing 205 unit di Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg dan 358 Huntap di Desa Urug, Kecamatan Sukajaya.

“Untuk pembangunan Huntap Kecamatan Cigudeg, di Desa Sukaraksa pembangunan sudah mencapai 70 persen. Kalau yang Kecamatan Sukajaya, di Desa Urug updatenya sekitar 50 persen,” ungkap Irma Kamis (18/2/2021).

Dia tidak membantah adanya keterlambatan pembangunan Huntap. Terutama di di Desa Urug, Kecamatan Sukajaya yang masih berada di angka 50 persen.

Irma menjelaskan, proses pekerjaan Huntap di Desa Urug, Kecamatan Sukajaya sempat terkendala karena adanya tradisi warga setempat. Yakni pantangan melakukan pembangunan saat Bulan Maulid kala itu.

“Tradisi di warga Urug, kalau bulan maulid itu tidak boleh ada pembangunan. Makannya, kemarin pembangunan sempat terhenti, karena menghormati tradisi warga,” jelasnya.

Namun demikian, dia meyakini jika hal tersebut tidak berpengaruh besar pada proses pembangunan, dan pembangunan Huntap akan selesai ditahun ini.

“Tidak berpengaruh, karena kan pembangunan ini multi years dan tahun ini pasti selesai,” tandasnya. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.