80 Persen Hotel dan Restoran di Kawasan Puncak Tak Miliki Alat Penanggulangan Kebakaran

Ilustrasi alat pemadam kebakaran. IST

CIAWI – Kesadaran para pelaku usaha khususkan Hotel dan Restoran di kawasan Puncak terkait penanggulangam bahaya kebakaran dinilai masih rendah. Sebab, banyak tempat usaha tidak dilengkapi fasilitas penanggulangan kebakaran.

Kepala Sektor Damkar Ciawi, Nendri mengatakan, hampir 80 persen hotel, restoran dan objek wisata tidak dilengkapi alat penanggulangam kebakaran, baik Hidran maupun Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

“Jarang yang dilengkapi hidran dan apar, kadang ada hidran tapi ga berfungsi,” ujar Nendri kepada wartawan, Senin (24/1/2022).

Parahnya lagi, para pelaku usaha cenderung melaksanakan pelatihan dengan menggandeng pihak ketiga.

Tidak hanya disitu, pihak ketiga berupa perusahaan ini bukanlah dari Kabupaten Bogor melainkan pihak ketiga dari Jakarta.

“Harusnya kalau mereka ada di Kabupaten Bogor, ya manfaatkan yang ada di Kabupaten Bogor, kan ada Damkar, kenapa mesti ke pihak lain, dari Jakarta juga lagi,” ungkapnya.

Padahal, kata dia, Sektor Damkar di setiap wilayah bisa diajak kerjasama terkait pelatihan penanggulangan kebakaran.

“Kita ini tufoksinya selain memadamkan api, tapi memberikan pelatihan penanggulangan kebakaran,” ucapnya.

Hal itu tertuang sesuai Perda nomor 5 tahun 2002 tentang pencegahan penanggulangan bahaya kebakaran.

Tidak cukup sampai disitu, Nendri juga menyesalkan sulitnya para pelaku usaha diajak kerjsama dan dihimbau agar melengkapi tempat usahanya dengan alat-alat pemadam kebakaran.

“Gilaran ada kebakaran ke Damkar, namun pas ada pelatihan atau kerjasama ke orang lain,” kesalnya.

Sementara, manajer marketing Hotel Gerbera, Lenti mengaku sudah ada beberapa Apar di hotel ini. Namun ia tidak mengetahui berfungsi atau tidaknya Apar tersebut.

“Wah gak tau berfungsi atau tidaknya Apar ini,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.