77 Tahun RI dan DPR, Momentum Meningkatkan Etos Kerja

    Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani bersama para Wakil Ketua DPR RI saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2022-2023, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022). (dpr.go.id)

    JAKARTA – Jadikan perayaan Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia sebagai momentum kebangkitan Indonesia dari pandemi Covid-19. Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. Semangat baru untuk masyarakat Indonesia.

    Semangat dan harapan tersebut menggema di seantero negeri dan dimahfumi sebagai landasan berpijak untuk melanjutkan kembali langkah pembangunan di semua sektor hidup dan kehidupan setelah hampir dua tahun sempat tersendat bahkan ada yang terhenti akibat pandemi Covid-19 di seluruh dunia.

    Meski sebenarnya semangat tersebut tidak pernah hilang di lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Karena meski di masa Pandemi Covid-19, para Pimpinan DPR RI, Anggota DPR RI tentunya juga  jajaran pejabat dan pegawai di Kesekretariatan Jenderal (Setjen) DPR RI sebagai ‘Suporting System’  tetap menjalankan tugas dan fungsinya. Mulai dari fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

    Hal tersebut memang selalu ditegaskan Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani, dalam setiap Rapat Paripurna, baik  Pembukaan maupun Penutupan Masa Sidang DPR RI yang berlangsung saat masa Pandemi Covid-19.

    “Meski dalam situasi pandemi Covid-19, DPR RI tetap berkomitmen menjalankan tugas konstitusionalnya,” kata Puan dalam Pidato Pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2020-2021 pada Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (9/11/2020) lalu.

    Alhasil, DPR RI pun berhasil mengesahkan sejumlah Rancangan Undang-Undang (RUU) menjadi Undang-Undang (UU). Sebut saja diantaranya UU tentang 7 Provinsi dan UU Keolahragaan.

    Kini, meski Indonesia masih menghadapi ketidakpastian situasi pandemi Covid-19, namun dengan semangat HUT ke-77 Kemerdekaan RI yang bertepatan pula dengan 77 Tahun berdirinya lembaga DPR RI, Puan Maharani bukan saja mengajak jajaran di DPR RI untuk kembali bahkan meningkatkan kinerja, tapi juga seluruh masyarakat untuk ikut terlibat dalam pembangunan bangsa. Membangun kekuatan nasional dengan semangat gotong royong sangat penting untuk terus memajukan Ibu Pertiwi. 

    “Sangat penting bagi kita semua, seluruh pemangku berkepentingan, seluruh anak bangsa, untuk membangun kekuatan nasional kita, yang dimulai dari kesadaran, kemauan dan komitmen untuk ikut ambil bagian dalam kerja bersama, gotong royong, memajukan Indonesia di segala bidang,” kata Puan lewat keterangan persnya, Rabu (17/8/2022). 

    Menurutnya, peringatan Hari Kemerdekaan merupakan momen sakral agar masyarakat dapat merasakan hasil perjuangan para pahlawan. Dengan demikian tumbuh jiwa nasionalisme dan semangat membangun negara tercinta ini secara bersama-sama. 

    “Peringatan Hari Kemerdekaan harus menjadi momentum dalam merefleksikan kembali perjalanan panjang bangsa Indonesia. Perjalanan yang penuh dengan dialektika dalam menghadirkan dinamika dan membentuk gelombang romantika, yang bermuara pada peradaban bangsa dan negara Indonesia hingga menjadi seperti saat ini,” imbuh Puan.

    Ditambahkan politisi PDI-Perjuangan itu, semangat untuk merdeka yang digelorakan 77 tahun lalu adalah semangat untuk dapat menyusun nasib tanah air oleh Bangsa Indonesia sendiri, sehingga dapat mewujudkan kehidupan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

    “Telah 77 tahun lamanya, kita menyusun dan membangun kemajuan Indonesia untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan tersebut. Pasang surut gelombong pembangunan, disertai dengan gelombang globalisasi dan kemajuan teknologi, telah menggerakkan berbagai reformasi dan transformasi di Indonesia,” papar mantan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu.

    Sementara Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI, Indra Iskandar, mengajak pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI untuk memaknai Hari Kemerdekaan RI ke-77 dengan Karya dan Perubahan.

    Menurut Indra, sudah bukan zamannya lagi pegawai di lingkungan Setjen DPR RI bekerja secara ‘business as usual’. Apalagi lembaga DPR RI adalah lembaga politik yang sangat dinamis dan penuh dengan tantangan.

    “Sebagai ASN yang bekerja di lembaga politik, kita harus mampu menjadi supporting system baik melalui dukungan persidangan, dukungan administrasi maupun dukungan keahlian sesuai dengan tugas dan fungsi kita masing-masing,” ujar Indra saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang dihadiri secara fisik oleh pejabat dan pegawai di halaman Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu (17/8/2022) lalu. 

    Ditegaskannya, dengan adanya fasilitas yang telah diberikan oleh negara, maka ASN sudah sepatutnya bisa berkarya sungguh-sungguh.

    Indra kemudian mengingatkan, bahwa tantangan yang akan dihadapi masa modern ini tentu berbeda dengan tantangan pada zaman sebelum kemerdekaan, oleh karena itu salah satu cara memperjuangkannya adalah dengan melahirkan karya untuk bangsa dan negara.  

    “Kita harus meningkatkan etos kerja, meningkatkan kompetensi supaya apa yang kita lakukan pada bangsa dan negara itu ada maknanya. Sekecil apa pun ada maknanya. Jadi itu yang menjadi refleksi bahwa setelah 77 tahun kita merdeka harus ada keyakinan untuk menjadi bagian dari perubahan, bagian yang mengubah situasi. Itu harus ada semangat dan keyakinan kepada diri kita,” pesan Indra kepada seluruh peserta upacara.

    Dalam sambutannya, Indra juga menyampaikan tentang nilai-nilai dasar (core value) ASN yang telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo pada 27 Juli 2021 lalu. Nilai dasar yang dikenal dengan BerAKHLAK tersebut terdiri dari Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif ini diharapkan bisa diamalkan oleh seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Setjen DPR RI. (MARHADI)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.