6.250 Guru Paud Dapat Insentif Rp2,4 Juta, Ini Kata Himpaudi

Ketua Himpaudi Kabupaten Bogor, Euis Bahyroh. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Bogor, Euis Bahyroh menyebut, langkah pemberian insentif yang diberikan pemerintah adalah sebuah penghargaan terhadap tenaga pendidik khususnya di jenjang Paud.

“Sekitar Rp15 miliar Pemerintah Kabupaten Bogor mengalokasikan anggaran untuk insentif kepada guru Paud ini. Alhamdulilah, ini adalah sebuah apresiasi bagi kami,” kata Euis, Rabu (18/8/2021).

Dalam program instensif melalui ATM Pancakarsa ini, Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan insentif senilai Rp2,4 juta per tahun kepada 6.250 guru Paud.

Meski jumlahnya tidak terlalu besar, Euis menilai insentif ini akan sangat membantu pihaknya yang memang juga terdampak Pandemi Covid-19.

“Kami berkomitmen kuat untuk mendukung Pancakarsa nya Bupati Bogor. Jadi pancakarsa itu bukan pada hore-horenya doang, tapi bagaimana kita menjadi mufassir (menerangkan makna) bagaimana kita menjadi penerjemah yang diaplikasikan di lapangan terkhusus bagi guru Paud,” jelas Euis.

Sejauh ini, dia mengklaim jika pihaknya terus melakukan pelayanan dan pengabdian kepada murid+murid Paud Kabupaten Bogor.

“Disampig itu juga, kami tentu selalu mengupayakan peningkatan kualifikasi pendidikan. Salah satunya dengan kualifikasi tenaga pengajar S1 Paud yang Insyaallah akan segera di wisuda di Kampus Muhammadiyah,” jelas Euis.

Sebelumnya diberitakan, Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Pancakarsa, diluncurkan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memberikan insentif kepada para tenaga pendidik yang terdampak Pandemi Covid-19.

“Pemberian insentif tidak hanya untuk guru Paud tetapi juga guru honor dan madrasah. Karena masa pandemi ini mereka paling terdampak juga ya,” kata Bupati Ade Yasin usai peluncuran ATM Pancakarsa di Aula Pendopo Bupati, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Bekerjasama dengan Bank Jabar Banten (BJB), instensif yang diberikan kepada para tenaga pendidik tersebut yakni sebesar Rp2,4 juta per tahun.

“Ada sekitar 6.250 guru Paud, dan 10 ribu guru honorer di Kabupaten Bogor yang kami berikan insentif. Kami ingin membantu meringankan beban ekonomi mereka,” jelas Ade Yasin.=MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.