3.743 Pemilih di Kabupaten Bogor Meninggal Dunia, Bawaslu: Jangan Sampai Suara Mereka Dicatut

Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan Bawaslu Kabupaten Bogor Burhanuddin. (Dok.Pakar)

CIBINONG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor, mencatat sebanyak 3.743 warga yang terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) meninggal dunia.

Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan Bawaslu Kabupaten Bogor Burhanuddin mengatakan, jumlah tersebut adalah para pemilih yang meninggal dunia dalam tiga bulan terakhir.

“Periode 6 September ada 615 pemilih yang meninggal dunia, Periode 6 Oktober 1.387 orang meninggal dan pada Periode 6 November ada 1.345 pemilih yang meninggal dunia. Total 3.743 pemilih yang meninggal dunia dari tota 3.889.441 pemilih,” ungkap Burhan, Minggu (12/11/2023).

Karena temuan itu, Bawaslu pun meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menginventarisir warga yang meninggal dunia agar hak suara mereka tidak dicatut oleh peserta pemilu.

Menurutnya, KPU bisa bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, untuk memastikan warga yang sudah meninggal tidak lagi tercatat sebagai pemilik hak suara.

“KPU bisa secara kolektif melakukan pendataan untuk kemudian dikomunikasikan dengan Disdukcapil. Tinggal nanti ikuti aturan main dari Disdukcapil untuk warga yang meninggal dunia ini,” jelasnya.

Tak hanya itu, Bawaslu Kabupaten Bogor juga menyarankan kepada tim pengawas pemilu di tingkat desa/kelurahan untuk menyiapkan surat pernyataan dari keluarga warga yang meninggal dunia.

Di samping itu, Bawaslu menyadari bahwa tak sedikit masyarakat yang enggan anggota keluarganya yang sudah meninggal untuk mengurus surat kematian. Dengan alasan khawatir tidak mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.

“Ini yang perlu diluruskan, masyarakat harus tahu bahwa tidak ada hubungannya bansos dengan data warga yang meninggal ini. Ini yang harus disosialisasikan. Karena kepentingannya jangan sampai suara yang sudah meninggal digunakan oleh peserta pemilu,” jelas Burhan. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.