2nd AICCON Melibatkan 11 Negara Peserta Konfrensi

JAKARTA- Pandemi tak membuat kegiatan konferensi mengendur. Bahkan di awal tahun 2021, Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) menggelar sebuah konferensi internasional bertajuk ASPIKOM International Communication Conference Kedua (2nd AICCON) tanggal 8-9 Februari 2021.

“2nd AICCON kita selenggarakan lewat webinar dengan mengundang lima Keynote Speakers (pembicara kunci, red) dari lima negara yakni Amerika Serikat, Rusia, Nigeria , Kanada dan Indonesia),” jelas Dr Ulani Yunus, ketua panitia pelaksana dalam keterangan pers nya Sabtu (16/1/2021).

Ulani menjelaskan kelima Keynote Speakers tersebut adalah Prof Anne Gregory, Ph.D dari University of Huddersfield, Prof Svetlana S. Bodrunova, Ph.D dari Saint Petersburg State University, Prof Umaru Pate, Ph.D dari Bayero University, Dr. Merlyna Lim, dari Carleton University, Sarafa Dauda, Ph.D dari University of Maiduguri dan Prof De Andi M. Faisal Bakti, MA dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatulloh Jakarta.

Menurut Ulani, papers yang akan diterima untuk dipresentasikan ada 76. Selain dari Indonesia, 16 dari artikel hasil penelitian berasal dari 10 negara yaitu Amerika Serikat, Tiongkok, Negeria, Belanda, Korea Selatan, Taiwan, India, Fillipina, Thailand dan Malaysia.


“76 papers ini adalah hasil seleksi panitia dengan standar jurnal scopus,” terangnya. Selain menyajikan 76 artikel ilmiah berbahasa Inggris yang akan dipresentasikan, 2nd AICCON juga mengundang partisipan dari 93 Program Studi dari 55 kampus yang ada di Jabodetabek di mana ada sekitar 16.740 mahasiswa ilmu komunikasi yang sedang menjalankan studi di program studi Ilmu Komunikasi dengan sekitar 465 dosen di program studi tersebut.


Kata Ulani, 2nd AICCON bertemakan “Advance of Applied Sciences and Interdisiplinary Research For Sustainable Communication Development” dengan lima subtema yakni: Advancement Of Humanity In Multicultural Context, Public Engagement From Social Science Perspektive, Applied Science Within Advance Technology, Virtual Education and Modern English Literacy dan Sustainable Communication Development. =VID

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.