293.003 Bidang Tanah di Wilayah Bogor Timur Sudah Tersertifikat PTSL

Bupati Bogor Ade Yasin menghadiri penyerahan sertifikat PTSL di Kecamatan Sukamakmur. Age | Pakar

SUKAMAKMUR – Badan Pertanahan Nasional (BPN) wilayah Bogor Timur melakukan menyerahkan ratusan ribu bidang tanah sudah sudah bersertifikat melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang di gelar di Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Senin (20/12/2021).

Hal itu di ungkapkan oleh Kepala BPN Bogor Timur, Andi Sugandi bahwa pihaknya telah menerima data sebanyak 612.003 ribu jumlah bidang tanah ditingkat kecamatan wilayah bogor timur.

“Jadi perkiraan total jumlah bidang tanah itu tingkat kecamatan sebanyak 612.003 ribu sedangkan yang sudah terdaftar atau sudah tersertifikat baru mencapai 293.003 ribu atau 47,87 persen dan sisa yang belum terdaftar itu sebanyak 319.000 bidang tanah,” ungkapnya.

Lanjut ia mengatakan kegiatan program PTSL ini di tahun 2021 di wilayah Bogor Timur sudah di mulai sejak tanggal 19 Oktober 2021, artinya program ini sudah berjalan sekitar 2 bulan kurang lebih.

“Pertama pengukuran bidang tanah sekitar 2.001 ribu bidang yang berada di Desa Wargajaya, Sukaharja, Sirnajaya, Sukamakmur dan Sukamulya. Lalu untuk penerbitan sertifikat hak atas tanah sebanyak 5.400 bidang di Desa Wargajaya dan akan segera kita selesaikan sampai akhir tahun 2021,” katanya kepada Pakar.

Andi Sugandi menuturkan bahwa sebanyak 28 bidang terdapat akses Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor yang berada di Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur dan akan di tuntaskan sampai akhir tahun 2021.

“kemudian terdapat akses Pemerintah Desa sekitar 5 bidang, lalu tanah wakaf sekitar 175 bidang, dan pada hari ini sebanyak 200 bidang milik warga yang akan di serahkan oleh Bupati Bogor, Ade Yasin,” ucapnya.

Pihaknya pun akan melakukan perbaikan data bidang tanah yang sejumlah 22.900 bidang di wilayah seluruh Kecamatan Bogor Timur ini peningkatan dasar tanah yang sudah bersertifikat.

“Saya berpesan kepada pemilik tanah yang sudah memiliki sertifikat, wajib memberikan patok tanda batas bidang tanahnya, lalu Kedua wajib memelihara keseburan tanah dan memanfaatkan tanah semaksimal mungkin jangan sampai melantarkan tanahnya, dan menyimpan sertifikat tanah dengan sangat baik jangan sampai hilang, karena bagaimana caranya setelah menerima sertifikat tanah tersebut segera melakukan pengecekan benar atau tidak atas nama pemilik tanah itu dan benar atau tidak luasnya lalu si pemilik segera foto copy dan menyimpan fotocopy tersebut dengan berbeda tempat agar saat kehilangan masih ada jejak diantara salah satu yang sudah sertifikat atau fotocopynya,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin meminta kepada masyarakat saat ingin mengambil sertifikat melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) harus segera melakukan vaksinasi terlebih dahulu.

“Jadi syaratnya harus menunjukan sertifikat vaksin terlebih dahulu sebelum mengambil sertifikat tanah melalui program PTSL dan saya setuju ucapan dari Kepala BPN wilayah Bogor Tmasyarakat harus melakukan pematokan tanah ,” tandasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.