2022, Proses Digitalisasi Aset Kota Bogor Bakal Rampung

Denny Mulyadi. IST

BOGOR – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor tengah memulai digitalisasi aset, agar semua aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor aman juga tercatat secara digital dan diketahui oleh masyarakat. Dengan jumlah banyak aset yang banyak, proses digitalisasi aset akan rampung tahun 2022 mendatang dengan catatan dimulai pertengahan tahun 2021 ini pendataannya.

Kepala BKAD Kota Bogor, Denny Mulyadi mengatakan, digitalisasi aset ini berawal dari niatan BKAD ingin tertib administrasi. Jadi tidak cuma sekedar fisik atau asal tunjuk saja.

“Saat ini kami tengah melengkapi, jadi nanti pengecekan hanya dengan barcode QR code. Nanti bisa liat nomer hingga kepemilikan,” ungkap Denny yang biasa disapa ‘Denboy’ ini kepada wartawan, Senin (3/5).

Denny menerangkan, tahapan saat ini, menginput data base yang akan ditampilkan menjadi kategorisasi. Tidak ada kendala yang berarti tetapi hanya tinggal memindahkan data dari manual ke digital saja.

“Hanya paling butuh waktu cukup lama, dengan manajemen yang baik. Tinggal validasi data, sehingga makin kesini data makin update dan akurat. Kendalanya butuh waktu, karena dahulu struktur aset itu berpindah-pindah, pernah di Tata Pemerintahan (Tapem) juga kan,” terangnya.

Denny menjelaskan, disamping update data, pihaknya juga melakukan inventarisasi aset. Mana yang rusak berat, mana yang masih layak, semu tengah diproses.

“Ada yang penghapusan sampai lelang ke KPKNL. Sekarang banyak aset yang memang kondisi rusak, aset yang seperti itu banyak di Dinas PUPR, Bapenda dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kami data agar supaya dihapus atau dilelang. Setelah barang-barang yang masih bisa dipergunakan direvitalisasi,” jelasnya.

Denny menegaskan, nanti ada kesesuaian antara tulis dengan eksistingnya, paling realistis selesai tahun depan. Akan tetapi bisa mulai tahun ini sambil jalan sambil update data.

“Tentunya nanti bisa diakses masyarakat, tetapi sebagian ada yang tidak dipublikasikan juga. Kalau masyarakat biasa mungkin informasi standar. Tetapi apabila Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa buka semua,” pungkas dia.=ROY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.