151 Orang Dilaporkan Hilang, Tim SAR Gabungan Fokus Temukan Para Korban

Konfrensi pers oleh BNPB, Kemendagri dan Bupati Cianjur yang digelar di Pendopo Cianjur. Endi | Pakar

CIANJUR – Sebanyak 151 orang warga Kabupaten Cianjur, dilaporkan hilang dalam bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah itu.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan jajarannya bersama instansi terkait memaksimalkan penanganan dan penanggulangan terdampak gempa di Kabupaten Cianjur.

Selain korban hilang, lanjut Suharyanto, tercatat sebanyak 268 orang meninggal dunia dan sebanyak 122 jenazah berhasil diidentifikasi petugas gabungan.

“Dari 12 wilayah yang terdampak, sebanyak 268 orang meninggal, dimana sebanyak 122 jenazah berhasil diidentifikasi dan telah di makamkan oleh keluarganya,” kata Suharyanto dalam keterangan pers di Pendopo Kabupaten Cianjur, Selasa (22/11/2022).

Sebanyak 12 wilayah yang terdampak itu, di antaranya Kecamatan Cianjur, Cugenang, Warungkondang, Gekbrong, Karangtengah, Cilaku, dan Sukaluyu. Sementara untuk korban mengungsi, lanjut Suharyanto, terdata sebanyak 58.352 orang.

“Untuk korban luka sebanyak 1083 orang, dan untuk rumah rusak berat sebanyak 6.570 unit, rusak sedang 2.071 unit dan rusak ringan sebanyak 12.641 unit,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Cianjur Herman Suherman mengungkapkan untuk tidak mempersoalkan terkait dengan data.

Sebab kata Herman, data korban yang disampaikan kemungkinan jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan data yang ada di lapangan atau belum terinput.

“Karena pada kenyataannya saat kita meninjau langsung dilapangan jumlah lebih banyak dan terus kita data agar mendapatkan penanganan yang maksimal,” pungkasnya. NDI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.