100 Ibu Hamil Divaksin Pertama di RSUD Ciawi

Bupati Bogor Ade Yasin melihat langsung suntik vaksin kepada ibu hamil di RSUD Ciawi. Prayoga | Pakar

CIAWI – Bupati Ade Yasin meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi, Kamis (26/8/2021).

Sebanyak 100 ibu hamil dan 400 masyarakat umum mengikuti vaksinasi yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

Menurut Bupati, Program Vaksinasi kali ini mulai menyasar para ibu hamil. Vaksinasi kepada ibu hamil dipastikan aman.

“Sebelum pelaksanaan vaksinasi kepada ibu hamil, kita juga banyak bertanya, dan masukan dai para dokter kebidanan, jadi jangan takut di vaksin para ibu hamil,” ujar Bupati kepada wartawan.

Lanjut dia, sasaran vaksinasi terhadap ibu hamil di Kabupaten Bogor mencapai 120.516 orang. Untuk itu, ibu hamil yang dianggap kelompok rentan sudah seharusnya melakukan suntik vaksin..

“Vaksin kepada ibu hamil ini dalam rangka melindungi bukan mencelakakan, kalau celaka buat apa susah-susah cari vaksin,” ungkapnya.

Bupati yang didampingi Kapolres Bogor AKBP Harun ini juga meminta ibu hamil yang saat ini divaksin untuk ikut membantu program vaksinasi ini kepada ibu-ibu hamil lainnya.

“Katakan yang lain kalau vaksin kepada ibu hamil aman,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Bogor saat ini menargetkan 100.000 orang tervaksin perhari.

“Ini lumayan pekerjaan yang sangat berat tapi kita harus melaksanakan karena ini adalah tugas negara dan saya juga ingatkan kepada Ibu jadi Sebelum melaksanakan vaksin itu jangan lupa sarapan pagi dulu ya Sarapan pagi itu penting sekali karena jangan sampai perutnya kosong juga,” bebernyam

Merek vaksin yang digunakan kepada para ibu hamil saat ini menggunakan vaksin moderna. “Moderna ini cocok sekali, kalau ada gejala seperti panas, mual dan sakit kepala berat itu biasa,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan drg. Mike Kartalina menjelaskan, data Dinkes tahun 2020 ada sekitar 326 orang ibu hamil positif Covid-19, dan pada tahun 2021 terjadi peningkatan hingga 542 orang ibu hamil yang terpapar Covid-19 hingga bulan Juli

“Bahkan terjadi peningkatan mortalitas dari tahun 2020 ke tahun 2001 sebanyak 60%,” ujar Drg. Mike

Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka telah dilakukan berbagai upaya penanganan baik tatalaksana maupun kegawatdaruratan di rumah sakit.

Syarat vaksinasi bagi ibu hamil sendiri dilaksanakan pada usia kehamilan 13 Minggu.

Ia berharap, dengan vaksinasi kepada ibu hamil ini akan mengurangi resiko terpapar Covid-19

“Dengan begitu, ibu hamil dan bayinya nanti aman dari terpapar Covid-19,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Direktur RSUD Ciawi, dr. Tsani Musyafa mengatakan, mengahadapi pertempuran dengan pandemi ini memang luar biasa. Oleh karena itu, ibu hamil sebagai kelompok masyarakat yang harus diperhatikan. “Maka vaksinasi bagi mereka ini kita awali disini,” ujarnya.

Vaksinasi kepada ibu hamil sendiri sudah dilakukan Kementrian Kesehatan pada 2 Agustus 2021 lalu. Berselang 24 hari, Pemerintah Kabupaten Bogor mulai melaksanakan hari ini.

“Jadi selama 24 hari tersebut kita mengamati vaksin kepada ibu hamil, dan ternyata aman, langsung kita laksanakan sekarang,” ujar dr. Tsani

Selama pandemi mulai melanda negeri ini, RSUD Ciawi telah merawat puluhan pasien Covid-19 khususnya ibu hamil,”Dan yang meninggal pun ada,” terangnya

Yang disayangkan, jika ibunya positif Covid-19 secara otomatis bayinya pun akan positif Covid-19.

“Jadi vaksin ini melindungi keduanya baik ibunya maupun bayi yang dikandungnya, jadi vaksin terhadap ibu hamil sangat penting,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.