10 Tahun Pimpin Kota Bogor, Bima dan Dedie Minta Maaf ke Warga

Walikota Bima Arya saat memberikan sambutan usai shalat idul Fitri di Lapangan Sempur. (Ist)

BOGOR – Wali Kota Bogor, Bima Arya dan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim melaksanakan salat Idul Fitri 144 ini5 H bersama warga di Lapangan Sempur, Kota Bogor, Rabu (10/4/2024).

Pelaksanaan salat Idul Fitri diikuti juga Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Bogor beserta jajaran ASN Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Salat Idul Fitri dipimpin Asep Pakhruroji Al Hafidz, Imam Masjid Raya Bogor dan Khotib, Prof DR E Mujahidin, Rektor UIKA Bogor.

Dalam sambutannya, Bima Arya menyampaikan salat Idul Fitri di tahun 2024 ini menjadi momen terakhir melaksanakan salat Idul Fitri bersama warga sebagai Wali Kota Bogor setelah berikhtiar bersama-sama menjadikan Bogor lebih nyaman, membanggakan, bersih, menjadikan ASN bekerja dengan hati, membangun manusia, memberantas maksiat dan mengajak kepada kebaikan.

“Izinkan kami menyampaikan terima kasih untuk semua doa yang dipanjatkan, untuk semua dukungan yang diikhtiarkan, untuk semua tetesan keringat dan air mata, untuk bersama-sama menjadikan kota ini jauh lebih baik dan memberikan keberkahan bagi semua. Kami sepenuhnya menyadari bahwa dalam 10 tahun pasti masih banyak hal-hal yang kurang, banyak hal hal yang tidak sesuai dengan keinginan dan impian, mohon dimaafkan, mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya,” katanya.

Dalam momen ini Bima Arya menyampaikan doa agar Kota Bogor diberikan pemimpin yang jauh lebih hebat, lebih sidik, lebih amanah dan fathonah dan mampu meneruskan yang belum tuntas, mampu untuk menyempurnakan yang belum sempurna, mampu menunaikan janji yang belum tunai dan mampu untuk selalu mengikhtiarkan, untuk menjadikan kota yang penuh berkah bagi semua.

“Karena perbedaan adalah keniscayaan tetapi kebersamaan dan persatuan harus diperjuangkan. Semoga di hari yang fitri ini kita semua menjadi golongan minal aidin wal faidzin, golongan yang kembali pada jalan Allah dan menang. Mari kita selalu tidak pernah berhenti, tidak pernah putus untuk menjaga silaturahmi, untuk mendoakan agar kota yang sangat saya cintai, kota yang kita banggakan,” ucapnya.

Sementara itu, Khotib Prof DR E Mujahidin menyampaikan khutbah tentang rasa syukur, mempererat tali silaturahmi, menghindari korupsi, tentang zakat infaq serta shodaqah dan sebagainya. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.