Disbudpar Ajak Media Kunjungi Objek Wisata Timur

by Ali Simon 684 views

CIBINONG - Sejumlah awak media dari berbagai media cetak dan elektronik, berkesempatan mengunjungi beberapa tempat wisata bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor. Kali ini, kunjungan tersebut melihat potensi wisata di Gunung Pancar, Kecamatan Babakan Madang dan tempat rekreasi Water Kingdom, Kecamatan Cileungsi. 

"Tujuan kami adalah selain mengeksplore sejumlah objek wisata, juga mendapatkan masukan dan kritik yang konstruktif dari awak media yang turut serta," kata Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor Rahmat Surjana kepada PRO, kemarin.

Menurutnya, bahwa kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bogor ini, mengalami peningkatan yang cukup signifikan di tahun 2016 yang lalu. Dengan ditargetkan sebanyak 6 juta pengunjung, sebanyak 8,7 juta wisatawan telah mengunjungi sejumlah tempat wisata yang tersebar di Kabupaten Bogor. 

"Hanya saja, wisatawan sebanyak itu kebanyakan tidak tinggal lama di Bogor, kebanyakan dari mereka ada yang bermalam di Jakarta dan belanja di Bandung. Ini salah satunya yang harus dibenahi," ujarnya. 

Sementara itu, Bayu Anwar Permana, Humas PT Wana Wisata Indah, selaku pengelola kawasan wisata alam tersebut menuturkan, jika Camping Ground Batu Hijau merupakan tempat favorit bagi para pengunjung yang hendak camping. Dengan luas lahan sekitar 4 hektare, sekitar 500 pengunjung dari berbagai daerah datang setiap minggunya. 

Fasilitas yang ditawarkan, terdapat Aula yang mampu menampung sebanyak 60 orang, 18 toilet, tenda pleton, tenda Dom. Selain Camping, Gunung Pancar juga menawarkan wahana lain seperti Tracking, Downhill, Gathering, Wedding, Outbound dan Supercamp. 

"Harga yang kami tawarkan yaitu Rp 1,5 juta per malam untuk satu tenda pleton fill fasilitas, sedangkan untuk tenda Dom sebesar Rp 400 ribu. Sedangkan tarif permainan Rp 150 ribu per orang, sebanyak 60 game yang didapat," ucapnya. 

Dia menjelaskan, bahwa setiap akhir pekan selalu padat, pengunjung yang akan melakukan camping di Gunung Pancar dapat melakukan boking terlebih dahulu. "Boking nya harus jauh-jauh hari, dua atau tiga bulan sebelumnya. Kami menjamin keamanan dengan menempatkan petugas keamanan disetiap kelompok pengunjung," bebernya. ALI (PAKAR)