PSK Maroko Diciduk Saat Pesta Seks di Puncak

by Achmad Kurniawan 886 views

PAKAR ONLINE - BOGOR - Kantor Imigrasi Kelas I Bogor menangkap empat Warga Negara Asing (WNA) asal Maroko. Keempatnya ditangkap petugas Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) saat sedang berpesta seks dengan WNA asal negara Timur Tengah di sejumlah villa di kawasan Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas I Bogor, Arief Hazairin Sutoto, mengatakan, setelah dilakukan penyisiran, didapati empat orang WNA asal Maroko diduga berprofesi sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) di tiga lokasi villa dikawasan Puncak. Saat ditangkap, empat orang WNA Maroko itu sedang bermesraan dan melayani turis asing asal timur tengah didalam kamar.

"Kita temukan mereka para WNA Maroko itu sedang bermesraan dengan turis timur tengah di tiga lokasi villa yang berbeda di puncak," ungkap Arief kepada PAKAR ONLINE di kantor Imigrasi, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Ia menjelaskan, penyisiran pertama dilakukan di villa R dikawasan Ciburial, kemudian dilanjutkan ke villa S dikawasan Cisarua. Saat dilakukan penangkapan, empat WNA Maroko itu sedang bermesraan di dalam kamar dan mereka tidak bisa menunjukan dokumen dokumen lengkap keimigrasian, maupun indetitas diri seperti paspor dan lainnya. "Mereka melanggar izin tinggal karena pekerjaannya berprofesi diduga sebagai PSK. Kita masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap mereka," jelasnya.

Dalam pengakuannya kepada petugas, empat WNA Maroko itu menemani para turis dengan bayaran Rp 3 juta sekali kencan. "Empat orang WNA asal Maroko ini diduga melakukan kegiatan prostitusi karena dari pengakuan orang asing yang berpesta dengan mereka mengaku membayar Rp3 juta," ucapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan intensif, Kantor Imigrasi juga melibatkan tim BNN untuk melakukan tes urine terhadap empat WNA Maroko tersebut. "Kita lakukan tes urine untuk mengetahui, apakah mereka menggunakan narkoba saat berpesta di villa itu," tandas Arief.

Setelah dilakukan test urine, empat WNA Maroko itu langsung dibawa ke Direktorat Jendral Imigrasi Jakarta. Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Bogor, Herman Lukman mengatakan, empat WNA Maroko yang tertangkap langsung dibawa ke Dirjen Imigrasi untuk di release. "Kita bawa ke Dirjen Imigrasi karena mau di release bersama hasil penangkapan daerah lainnya. Jadi untuk penanganan selanjutnya ada ditangani Dirjen Imigrasi," jelasnya. SYARIF HIDAYA TULLAH (PAKAR ONLINE)