Pedagang Nasi Tersengat Pedasnya Harga Cabai

by Achmad Kurniawan 1272 views

PAKAR ONLINE - JONGGOL - Sejumlah pemilik warung nasi di Jonggol, Kabupaten Bogor mengaku tak mampu membeli cabai yang harganya makin pedas.

Pemilik warung nasi di RT 01/07 Desa/Kecamatan Jonggol, Euis mengungkap, harga cabai di Pasar Jonggol saat ini mencapai level tertinggi, Rp120 ribu per kilogram.

"Sebelum harga melambung, saya selalu beli cabai 1 kg, tapi saat ini hanya mampu membeli 1/4 kg saja," ungkapnya kepada PAKAR ONLINE, Rabu (11/1/2017).

Euis pun mengaku pasrah, bila pelanggan yang rata-rata menggemari masakan pedas yang disajikannya berkurang.

"Pembeli menurun, tapi saya yakin situasinya akan kembali normal jika harga cabai pulih," ucapnya.

Senada dikatakan pemilik warung nasi di jalan raya Jonggol. Ia berharap pemerintah cepat bertindak dengan situasi saat ini.

"Saya yakin harga cabai selangit karena ada pihak-pihak yang sengaja membuat masyarakat gaduh," tuturnya.

Sementara, Kasie Perekonomian Kecamatan Jonggol, Tincheu Suhartini mengatakan, harga cabai naik karena faktor cuaca. "Intensitas hujan pada awal 2017 mengalami peningkatan, ini tentunya mempengaruhi hasil pertanian," ucapnya.

Sedangkan, Kepala UPT Pertanian Jonggil, Akhmad mengemukakan, petani tidak merasakan dampak dengan kenaikan harga cabai di pasaran. Pasalnya mereka tetap menjual dengan harga normal kepada para tengkulak.

"Misal petani di Sukamakmur, cabai merah keriting dijual Rp20 ribu dan cabai rawit Rp40 ribu/kg," katanya.RAMSES (PAKUAN RAYA).