Astagfirullah…RSUD Ciawi Tahan Pasien Meninggal

by Achmad Kurniawan 1338 views

PAKAR ONLINE - CIAWI – Layanan kesehatan di RSUD Ciawi mengundang keprihatinan. Hanya karena tidak mampu menyelesaikan biaya administrasi sebesar Rp20 juta, pasien bayi meninggal dunia tidak diperkenankan dibawa pulang oleh keluarganya.

Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut merupakan putra pasangan suami istri Samsudin dan Yulia Rita Sari, warga Kampung Lengkong T 01 RW 05 Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Informasi dihimpun, bayi tersebut lahir pada 23 Desember 2016. Saat dilahirkan korban tidak mengeluarkan suara,  tidak bergerak dan nafasnya sesak. Akhirnya bayi tersebut di rawat di ruang ICU. Karena kondisi fisiknya terus menurun, bayi tersebut meninggal dunia pada, Minggu (01/01/2017)

Ketika keluarga snag bayi hendak membayar biaya administrasi, tagihannya mencapai Rp20 juta. Pasien yang mendaftar sebagai pasien umum tanpa menggunakan SKTM maupun BPJS ini pun kebingungan karena besarnya nilai yang harus dibayar

”Kami tidak punya uang untuk membayar tagihan rumah sakit ” ujar salah satu anggota keluarga, Titin kepada PAKAR ONLINE, Senin (02/01/2017)

Sementara itu, saat dikonfirmasi wartawan, Diirut RSUD Ciawi, Drg. Hesty menyangkal pihaknya melakukan penahanan pasien.

Kata dia pasien saat itu datang dengan status umum, sehingga masuk dalam sistem umum, dan saat ditanya kartu identitas, Yulia tercatat sebagai warga Tegal, Jawa Tengah, bukan warga Kabupaten Bogor, sehingga tidak bisa diurus SKTM

”Kami tidak menahan, karena sebelumnya tidak ada keluarga pasien, baru malam kemarin ada, tapi kami sudah berkomunikasi dengan pihak keluarga dan memberi kebijakan untuk membayar separuh dari total biaya,” kilahnya.

Ia menambahkan, setelah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga, akhirnya keluarga pasien siap untuk menyicil pembayaran tersebut setelah mendapat potongan. YUSMAN (PAKUAN RAYA)