Pembangunan SMPN 2 Lamban, Komisi III Sebut Rekanan Banyak Alasan

by Achmad Kurniawan 4085 views

CIBINONG - Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Hikal Kurdi menyebut keterlambatan pembangunan unit gedung baru SMPN 2 Cisarua akibat buruknya komunikasi tiga unsur, yaitu Dinas Pendidikan, perencana dan konsultan pengawas.

"Kalau saja tiga unsur ini komunikasinya berjalan baik, saya yakin progres pekerjaannya sesuai perencanaan," ujar Wawan Hikal Kurdi kepada PRO, Kamis (15/12/2016).

Politisi Partai Golkar ini juga mengingatkan agar Disdik Kabupaten Bogor, untuk tidak dengan mudah menerima alasan pembangunan terlambat. Termasuk melakukan evaluasi internal. Sebab sudah menjadi kebiasaan para penyedia jasa yang pekerjaannya terlambat akibat kekurangan tenaga kerja, cuaca, terlambat memulai pekerjaan dan lainnya.

"Lebih baik kontraktor dan konsultan pengawas seperti ini tidak dilibatkan membangun Kabupaten Bogor tahun depan. Blacklist saja," tegas Wawan Hikal Kurdi.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Bogor, Didi Kurnia menyarankan Disdik blacklist penyedia barang dan jasa. "Kalau pelaksana melanggar atau ingkar kontrak kerja, SKPD teknis sebagai pengguna anggaran bisa mengusulkan agar diblacklist," pintanya.

Dijelaskan mantan Kadisdik Kabupaten Bogor ini, yang berhak memberikan sanksi terhadap pihak ketiga ketika pekerjaannya tidak benar adalah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) teknis. Tapi dalam hal ini juga berdasarkan kajian maupun rekomendasi dari Inspektorat sebagai aparatur pengawas internal pemerintah daerah.

"Inspektorat menilai pekerjaan rekanan, lebih atau kurang dari progres. Kalau pekerjaan tidak sesuai, Disdik jangan bayar kontraktor tersebut karena bisa menimbulkan kerugian negara," papar Didi Kurnia.

Sedangkan, konsultan pengawas pembangunan SMPN 2 Cisarua, Yeyen berkilah telah berulangkali menegur koleganya (pemborong). Namun memang tidak pernah didengar.

Diketahui, pembangunan UGB SMPN 2 Cisarua yang menyerap APBD Kabupaten Bogor tahun anggaran 2016 sebesar Rp1,9 milian dikerjakan CV. Nurani Cipta Mandiri. Pekerjaan fisik dilaksanakan 18 Agustus-15 Desember 2016. IQBAL RUKMANA | ACHMAD KURNIAWAN