Warga Kota Bogor Dimudahkan Membuat Identitas Diri

by Achmad Kurniawan 5018 views

BOGOR - Warga Kota Bogor yang belum memiliki akta kelahiran lebih dari setahun, kini tidak perlu lagi mengikuti sidang di Pengadilan Negeri. Jika berkas lengkap, bisa langsung di proses di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor.  

"Benar, perihal akta lahir juga, bila dulu akta kelahiran diterbitkan di mana warga yang bersangkutan itu dilahirkan. Maka sekarang masyarakat dapat mengajukan mengikuti domisili tempat tinggalnya masing-masing," ungkap Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Dody Achdiyat.

Dijelaskan, aturan tersebut merupakan salah satu dari 11 poin yang diubah sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2015 yang menjadi perubahan Perda Nomor 16 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan.

Perubahan ini merupakan tindak lanjut Undang Undang Nomor 24 Tahun 2013 perubahan UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. "Perubahan perda ini juga dalam rangka memberikan kemudahan kepada masyarakat Kota Bogor untuk membuat identitas diri. Baik itu kartu tanda penduduk, kartu keluarga dan akta kelahiran," terang mantan Camat Bogor Utara ini 

Sementara, lanjut Dody, beberapa kebijakan lainnya sesuai Perda Nomor 4 Tahun 2014 yakni, elektronik KTP atau e-KTP berlaku seumur hidup, pelayanan jemput bola (stelsel aktif) dan Disdukcapil mendapat anggaran langsung dari APBN, sementara APBD hanya bersifat menutupi kekurangan.

Kemudian, pejabat Disdukcapil diangkat oleh pemerintah pusat, tapi daerah yang mengusulkan, serta percetakan e-KTP kini disentralkan di daerah.

Dody berharap seluruh masyarakat Kota Bogor tertib akan administrasi kependudukan. Apalagi Disdukcapil semakin mempermudah sistem pelayanan dengan sistem stelsel aktif yakni membuka pelayanan di mall, pelayanan dengan mobil keliling dan mengembalikan pelayanan ke kecamatan.

"Kelengkapan dokumen kependudukan mulai dari KTP, KK dan akta lahir bukan hanya penting untuk masyarakat tetapi bagi instansi pengguna. Misal untuk masuk sekolah dasar wajib menyertakan akta kelahiran," tutupnya. (*)