Bu Yanti, Kapan Kami Nyaman Pergi ke Sekolah

by one 2264 views

RUMPIN – Sektor pendidikan menjadi konsumsi mahal di Kecamatan Rumpin, khususnya bagi masyarakat di Kampung Cepak Randu dan Kampung Bincarung, Desa Kampung Sawah.

Ya, setiap hari anak-anak dipaksa berjalan kaki sejauh tiga kilometer menuju tempat belajar yang masih menginduk di SDN Kampung Sawah 3 di Kampung Muncang.

“Jarak tempuh memang tidak jauh, tapi akses infrastruktur menuju sekolah sangat buruk. Jujur saja saya sebagai orang tua tidak tega melihat anak-anak harus berjalan kaki. Tapi saya sangat bersyukur karena semangat anak-anak untuk bersekolah sangat tinggi,” ungkap warga Kampung Cepak Randu, Muhri kepada PRO, kemarin.

Menurut Muhri, bukan hanya akses infrastruktur jalan saja yang membuat dirinya prihatin. Sarana dan prasarana pendukung kegiatan belajar mengajar di kelas jauh SDN Kampung Sawah 03 sangat mengkhawatirkan. “Ruang belajar kurang,  terutama untuk anak-anak kelas 1 hingga 3,” tuturnya.

Sementara murid kelas jauh SDN Kampung Sawah 3, Andri mengaku berangkat menuju sekolah dari rumah pukul 05.30 WIB. Ia juga mengungkap banyak melewati lembah ngarai untuk bisa sampai ke sekolah.

Sedangkan, Staf Desa Kampung Sawah, Iman Firmansyah (26) menjelaskan, usulan pengajuan adanya ruang kegiatan belajar mengajar dan kelas jauh, sudah diajukan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Namun hingga kini belum mendapat informasi kapan akan direalisasikan."Termasuk pengajuan pembangunan akses infrastruktur jalan. Saya berharap Bupati Bogor Nurhayanti memahami kondisi ini,” tutupnya.CW1 (PAKAR).