Menjadi Guru Mengabdi Lahir Batin, Yayah Luncurkan Buku

by moun 3045 views

BOGOR - Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, H. Edgar Suratman mengaku bangga dengan apa yang telah dilakukan Yayah Komariah yang sekarang Kepala SDN Polisi 4. 

Hal itu diungkapkannya saat memberikan sambutan saat peluncuran buku biografi Yayah Komariah yang berjudul “ Menjadi Guru Pengabdian Lahir Batin “ yang ditulis Dadang H. Padmadiredja, di salah satu rumah makan di Kota Bogor, kemarin. 

Menurut Edgar, sesuatu yang baik memang seharusnya disebarluaskan agar bisa dipelajari dan diikuti olah pihak lain. Yayah, sambungnya, tidak hanya asset Kota Bogor, tapi asset nasional karena SDN  Polisi 4 dibawah kepemimpinanya berhasil menjadi juara pertama Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di tahun 2014 lalu. "Ini sesuai dengan Program Ngabogor sedang dilaksanakan Dinas Pendidikan Kota Bogor yang terdiri dari Ngabogor  Bodas, Hejo dan Bulao," ujarnya.

Penggalian Ajaran Kearifan Lokal, sambung Edgar seperti yang Yayah lakukan merupakan implikasi dari Ngabogor Bulao. Dia juga memuji penampilan Nursyawal, siswa kelas 5 SDN Polisi 4 yang mampu mempesona tamu  yang hadir. Sebagai informasi, Awal (panggilan akrabnya) adalah juara ke 1 Pupuh Tingkat Jawa Barat tahun ini. Edgar berjanji akan memberi ruang bagi Awal dan Sang Tribuwana,  siswi kelas VIII, SMPN 20, pemain kecapi  untuk tampil di acara Dinas Pendidikan serta event lainnya.

"Insya  Allah mereka akan saya undang dalam acara-acara di Dinas Penidikan karena ini adalah salah satu dari bentuk dari Ngabogor," tegasnya. 

Sementara itu, Kepala SDN Polisi 4, Yayah Komariah yang menjadi “bintang” pada acara itu mengaku, sangat gembira dan terharu. Ketika ditanya soal penerbitan buku biografinya dia menjawab dengan singkat, bahwa dia hanya bercerita saja, urusan menjadi buku tergantung penulisnya, Dadang HP.  

Penyusun Buku Biografi Yayah Komariah, Menjadi Guru Pengabdian Lahir Batin mengaku perjuangan Yayah membawa SDN Bantarjati 9 yang merubah Panas Gersang Kumuh Miskin (Pager Kumis) menjadi sekolah Rindang Teduh Asri dan menyabet Adiwiyata Mandiri serta membawa SDN Polisi 4 meraih Juara 2 Lomba Perpustakaan Tingkat Jawa Barat serta Menyabet Juara I Lomba MBS tingkat Nasional, sangat pantas untuk dibukukan.

"Namun tentu saja apa yang saya tulis dalam buku tersebut belum bisa menggambarkan seutuhnya tentang Yayah, paling sekitar 60 persennya," ungkap Dadang yang belum lama ini menerbitkan kumpulan Carita Pondok (Cerpen dalam bahasa Sunda) dan berprofesi sebagai Kolumnis Bahasa Sunda di Tingkat Jawa Barat serta Menyabet Juara I Lomba MBS tingkat Nasional, sangat pantas untuk dibukukan. ALI*(PAKAR)