Ada Apa di Proyek Gedung DPRD Kota Bogor ?

by moun 3781 views

BOGOR - Proyek gedung DPRD Kota Bogor diprediksi bakal molor. Hal itu dikatakan oleh Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bogor, Abuzar kepada PRO, kemarin. "Pembangunan itu akan terlambat. Namun untuk proyek yang tengah dilelangkan itupun tetap harus memenuhi tahapannya sehingga jangan dipaksakan proses lelangnya jika semua belum siap," ujar Abuzar. 

Terpisah, Anggota Komisi C DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin mengakui, kaitan proses pembangunan itupun dikhawatirkan seperti kasus pembebasan lahan Warung Jambu. 

"Sebelum dilelangkan sebaiknya diselesaikan persoalan pembebasan lahan agar tidak terjadi seperti kasus-kasus sebelumnya. Dalam proses pembangunan inipun harus melibatkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bogor agar pembebasannya sesuai dalam aturan," tegasnya. 

Kata Zenal, pihaknya juga meminta agar dinas terkait mempersiapkan progress pembangunan itu dengan matang. Terlebih dalam proses lelang yang sudah berjalan di Unit Layanan Pelelangan (ULP). 

"Sekarang masih dalam tahap pengecekan proses lelang. Kita mengimbau tetap harus mengikuti aturan yang ada. Yang pasti sebelum dibangun tetap harus dipersiapkan baik dari pembebasan lahan, relokasi PKL, amdal dan lalinnya," ungkapnya. 

Dalam hal itu langsung dibantah oleh Kepala BPLH Kota Bogor, Irwan Riyanto yang mengakui, pihaknya sudah mempersiapkan amdal lalin untuk gedung DPRD sejak tiga bulan yang lalu. 

"Waduh tidak benar kalau amdalnya belum ada. Amdal gedung DPRD itupun sudah ada sejak tiga bulan lalu. Kalau pembangunan tetap harus menggunakan amdal bukan UKL dan UPL. Yang pasti kita sudah siapkan amdal itu sehingga pembangunan bisa dilakukan," tuturnya. 

Seperti diketahui, ada sejumlah masalah yang harus diperhatikan, sebelum dilakukan lelang seperti analisis dampak lingkungan (amdal) yang belum selesai, relokasi untuk pedagang di Pasar Anggrek belum ada. Dan adanya rumah bersalin yang dikhawatirkan akan menghalangi proses pekerjaan, masih belum diselesaikan oleh pemkot. YUL (PAKAR)