Sampah Pasar Bikin UPT Kebersihan Parung Kewalahan

by 5411 views

PARUNG-Unit Pelaksana Teknis Kebersihan Parung menyebut volume sampah di Pasar Tradisional Parung setiap hari semakin bertambah.

“Benar (terus bertambah banyak, red). Perjanjian kami dengan PD Pasar Tohaga setiap hari hanya dilakukan pengangkutan satu kali. Tapi produksi sampah di Pasar Parung bisa lebih dari tiga truk,” ungkap Kepala UPT Kebersihan Parung, Putra Jaya kepada PRO, Minggu (28/8/2016).

Diakuinya, hal itu menjadi permasalahan tersendiri. Sebab selain minimnya jumlah petugas berikut armada, pihaknya juga  kesulitan menangani sampah non retribusi di lima kecamatan yang menjadi cakupan kerjanya.

“Untuk sampah pasar yang masuk sampah retribusi, sesuai MoU yang dibuat pada tahun 2015, pihaknya sudah melakukan penanganan. Sampah Pasar Ciseeng pengangkutan dilakukan sebulan 4 kali, Pasar Prumpung Gunungsindur 8 kali sebulan dan  sampah Pasar Parung setiap hari diangkut, mulai hari Senin sampai Sabtu. Jadi total di Pasar Parung kita lakukan 24 kali pengangkutan sampah dalam sebulan,“ paparnya.

Sementara Direktur Utama PD. Pasar Tohaga, Eko Romli Wahyudi mengaku, permasalahan sampah menjadi persoalan tersendiri. Dikatakannya, selama ini penanganan sampah pasar memang sudah dikerjasamakan dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Bogor.

 “Tapi memang masih sedikit terkendala. Makanya, kami sedang berusaha melakukan kerjasama juga dengan pihak ketiga (swasta-red). Itu sudah dilakukan di beberapa pasar tradisional,“aku Eko Romli.CW1 (PAKAR).