Jimmy Hantu Didik Remaja Jadi Petani Unggul

by 3748 views

TAMANSARI-Sebanyak 45 remaja gabungan dari Jawa Barat dan Jawa Tengah yang tercatat sebagai siswa kelas XII SMK Boarding School Agri Insani di Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea mendapat pelatihan teknik industri pertanian dari pakar pertanian Jimmy Hantu.

Selain diberikan pembelajaran tentang bagaimana mengolah tanah yang tepat serta bercocok tanam yang baik untuk menghasilkan panen raya berkualitas unggul, mereka juga

diberi kesempatan memasarkan hasil produk pertanian mereka kepada masyarakat luas.

Dimana kali ini lokasi yang menjadi sasaran pemasaran adalah di kawasan objek wisata The Jungle, Bogor Nirwana Residence (BNR). Hasilnya sayur mayur hasil panen ludes terjual.

Salah seorang siswa, Muhamad Haerul, yang ditemui seusai menjajakan hasil sayur mayur pertaniannya, Minggu (21/8/2016), mengatakan, selama setahun ia diberikan pendidikan pelatihan tentang tata cara tehnik mengolah dunia usaha pertanian yang baik oleh Jimi Hantu, kini   sudah menimba banyak hasilnya.

"Selama setahun kami diberikan pendidikan mengenai dunia pertanian secara gratis oleh Pak Jimmy Hantu, bahkan sampai makan, seragam, hingga praktek lapangan pun juga gratis. Ini benar benar luar biasa.!!",” tuturnya.

Selain itu, sambungnya, pengalaman yang diperolehnya, selain bertani, juga mendapat ilmu tentang tehnik pemasaran, seperti bagaimana tehnik menjual ke masyarakat.

"Termasuk sikap seorang penjual yang harus selalu ramah dalam melayani para konsumen, hasilnya sangat memuaskan dan menguntungkan," tukasnya.

Asep Furkon, Guru Pertanian SMK Agri Insani, menambahkan, praktek kegiatan berjualan yang dilakukan oleh para siswanya berlangsung di setiap usai panen.

"Intinya, sekolah kami ingin menciptakan sesuatu dari yang tidak ada menjadi ada. Mulai dari tehnik pengolahan pra panen, sampai Pasca panen dijual dan menghasilkan keuntungan,” ungkapnya.

Dimana upaya sekolah, lanjutnya, lebih mengedepankan anak anak belajar mandiri dan belajar berwira usaha, dengan mengutamakan harga murah, hasilnya untuk memuaskan masyarakat.

"Selama tiga tahun kegiatan pertanian sekolah kami bergabung dengan Jimi hantu dan masuk kedalam full day school, semua biaya mulai dari uang saku siswa, seragam, makan, ditanggung, bahkan pelatihan ini juga diberikan kepada siswa tanpa biaya. Begitupun termasuk aktifitas dagang setiap seminggu sekali ke berbagai tempat berpinda, juga dibiayai Jimi Hantu," tandasnya.

Sedangkan Jimmy Hantu mengemukakan, pelatihan yang ia berikan kepada generasi muda, semata mata untuk membangun generasi yang handal, mandiri, tangguh menghadapi tantangan yang akhirnya dapat meraih sukses, khususnya dibidang pertanian.

"Saya ingin memberikan motto kepada mereka para generasi muda yang pasti bisa berhasil tanpa harus melulu mengedapankan ijazah, tapi faktor SDM-nya,” tutupnya. JEF (PAKAR)