DLLAJ Kabupaten Bogor Ngaku Sudah Berjuang Soal Terminal Citeureup

by 2841 views

SUKARAJA-Dinas Lalu Lintas Angkutan dan Jalan Kabupaten Bogor masih terus mengkaji rencana pembangunan terminal di Kecamatan Citeureup.

“Feasibility study atau study kelayakan terhadap lokasi untuk terminal Citereup sudah dilakukan di tiga titik. Semuanya berdekatan dengan pintu Tol Jagorawi,” ungkap Kepala Bidang Angkutan Terminal, Dudi Rukmayanto kepada PRO, Senin (15/8/2016).

Namun diakuinya, tidak mudah merealisasikan terminal induk Citeureup. Sebab memang terkendala soal lahan. “Tiga titik hasil FS sudah diserahkan ke tim appraisal, tapi memang soal harga tanah belum menemui kesepakatan,” aku Dudi.

Jadi, sambung dia, DLLAJ Kabupaten Bogor bukan tidak memikirkan pembangunan terminal Citereup. Hanya memang tersendat soal pengadaan lahan.

Sebelumnya diberitakan, Pemkab Bogor yang pernah berwacana akan membangun terminal induk di Kecamatan Citeureup dianggap hanya memberikan angin surga . Rencana tersebut tak pernah mendapat tindaklanjuti. Padahal bila melihat fakta, keberadaan terminal di kawasan itu memang cukup mendesak. 

"Sejumlah ruas semrawut karena angkutan umum ngetem sembarangan. Titiknya meliputi depan Mapolsek Citeureup, pintu tol Jagorawi dan jalan menuju Sentul," ungkap tokoh masyarakat Citeureup, Eddy KS.

Penjelasan Ketua LSM Forum Peduli Lingkungan Kabupaten Bogor ini, Citeureup merupakan akses utama menuju Jakarta dan Ciawi, sehingga angkutan umum antar kota dalam provinsi seperti bis menumpuk di pintu tol Jagorawi.

Alhasil, dengan tidak adanya terminal, banyak terminal bayangan bermunculan sehingga keberadaannya mengganggu pengguna jalan.

“Harusnya Citeureup sudah layak memiliki terminal. Karena Citeureup merupakan jalur perlintasan bis keluar daerah. Tetapi kenapa Pemkab Bogor tidak memikirkan hal ini,” katanya. ADI (PAKAR)